Kita ketahui bahwa teknik kriptography banyak metode...
kali ini akan di bahasa tentang merode subtitusi sederhana...
program yang kita gunakan adalah Turbo Pascal
berikut contoh script yang akan kita gunakan.
Uses wincrt;
var
i, pil : byte;
kata : string;
label
a, b, c ;
begin
gotoxy(25,5);
writeln(' =========================');
gotoxy(25,6);writeln(' Tugas Enkripsi & Dekripsi ');
gotoxy(25,7);writeln(' =========================');
gotoxy(33,8);writeln('== OLEH ==');
gotoxy(25,9);writeln(' =========================');
gotoxy(32,10);writeln(' Nurhadihaq ');
gotoxy(32,11);writeln(' Ayu Novita ');
gotoxy(30,12);writeln(' Guntur Jenirat ');
gotoxy(29,13);writeln(' Irawan Nata Surya ');
gotoxy(30,14);writeln(' Iwan Suhindar ');
gotoxy(29,15);writeln(' Thomas Firmansyah ');
gotoxy(25,16);writeln(' =========================');
gotoxy(38,17); readkey;
a:
clrscr;
gotoxy(25,5);writeln(' =========================');
gotoxy(35,6);writeln(' MENU ');
gotoxy(25,7);writeln(' =========================');
gotoxy(27,8);writeln('1. Enkripsi & Dekripsi');
gotoxy(27,9);writeln('2. Exit ');
gotoxy(27,10);write('Your Choise : ');readln(pil);
case pil of
1: begin
clrscr;
gotoxy(25,4); write ('tulisakan kata : '); readln(kata);
gotoxy(24,5); writeln(' =========================');
gotoxy(30,8); writeln('program enkripsi');
gotoxy(24,9); writeln('============================');
for i:=1 to length(kata) do
begin
kata[i]:=chr(ord(kata[i])+6);
end;
gotoxy(24,10); writeln('hasil enkripsi : ',kata);
gotoxy(24,11); writeln('============================');
gotoxy(24,13);write('tekan enter untuk mendekripsi');readln;
gotoxy(30,15); writeln('program dekripsi');
gotoxy(24,16); writeln('============================');
for i:=1 to length(kata) do
begin
kata[i]:=chr(ord(kata[i])-6);
end;
gotoxy(24,17); writeln('hasil dekripsi : ',kata);
gotoxy(24,18); writeln('============================');
gotoxy(21,20); write('Tekan enter untuk kembali ke menu'); readln;
goto a;
end;
2 : begin
clrscr;
gotoxy(33,12); writeln(' ..::::.. ');
gotoxy(33,13); writeln(' Terima kasih ');
gotoxy(39,14); readkey;
donewincrt;
end;
end;
end.
Setelah Dijalankan akan tampil output seperti berikut:
dan
Tampilan diatas menyatakan untuk menerima input dari user dengan memasukan kata. Berikut potongan script untuk menerima input
write ('tulisakan kata : ');
readln(kata);
Setelah penginputan selesai maka diteruskan ke pengenkripsian dengan menggunakan fungsi looping untuk menghitung jumlah karakter dalam satu kata yang ada pada variabel kata, setelah itu kata akan di acak dengan menggunakan perintah
for i:=1 to length(kata) do
begin
kata[i]:=chr(ord(kata[i])+6);
end;
dimana fungsi diatas menerangkan bahwa melakukan pengulangan menghitung jumlah karakter dalam satu kata, setelah itu melakukan pengacakan dimana setiap karakter dalam kata akan ditambah 6, atau akan bergeser ke enam langkah berikutnya.
Setelah hasil proses dari enkripsi ditampilkan dilayar, variable kata yang telah terenkripsi akan dikirim ke fungsi dekripsi yang mana berfungsi untuk mengembalikan isi dari variable kata menjadi seperti semula, fungsi dekripsi akan menghitung jumlah karakter yang ada dalam variabel kata yang telah terenkripsi, untuk kemudian tiap karakter tersebut akan didekripsi, berikut script dekripsi kebalikan dari key enkripsi :
for i:=1 to length(kata) do
begin
kata[i]:=chr(ord(kata[i])-6);
end;
Berikut tampilan layar dari program enkripsi & dekripsi :
Enkripsi dan Dekripsi dengan metode subtitusi
Label:
Enkripsi dan Dekripsi dengan metode subtitusi
Diposting oleh
die is not dead
Kamis, 30 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar